**Meta Buka Suara Soal Peretasan dan Suspend Massal Akun WhatsApp**

Meta mengonfirmasi bahwa sejumlah akun WhatsApp mengalami pemblokiran secara massal akibat kesalahan internal, bukan karena pelanggaran kebijakan pengguna. Perusahaan menyatakan bahwa proses pemulihan telah dilakukan, dan akun-akun yang sah sudah dapat diakses kembali. Pihak Meta menegaskan bahwa insiden ini tidak terkait dengan upaya peretasan eksternal, melainkan merupakan bug pada sistem verifikasi otomatis.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menanggapi kejadian tersebut dengan meminta penjelasan resmi dari Meta. Dalam surat resmi, Kominfo menyoroti potensi dampak luas dari pemblokiran massal terhadap pengguna di Indonesia, serta menekankan pentingnya transparansi dan koordinasi antara regulator dan penyedia layanan digital.

Sebagai langkah tindak lanjut, Meta berjanji akan memperbaiki mekanisme deteksi dan pencegahan kesalahan serupa di masa mendatang. Perusahaan juga berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan regulator Indonesia guna memastikan keamanan dan kelancaran layanan pesan instan bagi jutaan pengguna di tanah air.